OPERA CIAMIK, NGAKAK TERUS DARI AWAL SAMPAI AKHIR!

25 July 2016

     Gimana caranya membuat 700 orang tertawa bersama?

     Tanyakan saja pada seluruh pemain dan kru Opera Ciamik, yang menampilkan cerita klasik Ande-Ande Lumut di Gedung Srimulat Komplek Kampung Seni THR, Sabtu 23 Juli 2016. Padahal kalau ditelusuri mereka ini bukan pelawak, bukan pula aktor ataupun aktris, karena seluruh pemain adalah para pendengar program Ciamik Radio Suzana 91.3 FM yang notabene buta panggung. Jangankan berolah peran, istilah scene yang umum dipakai dalam dunia pertunjukan saja mereka tidak paham. Tapi dengan niat bulat menggalang dana untuk pemasangan PDAM bagi yang membutuhkan, semua kendala telah berhasil mereka lewati dengan baik.

     Beneran lho reek, seluruh pendapatan dari penjualan tiket pertunjukan ini, dipakai untuk memasangkan PDAM bagi mereka yang tidak mampu. Keren yoo.

     Opera Ciamik dibuka dengan permainan barongsai dengan musik menghentak yang memacu semangat seisi gedung. Usai pertunjukan barongsai, duo host ciamik muncul dari arah penonton yang disambut tepuk tangan meriah. Ketika tiba saat Mbok Rondho Dadapan memperkenalkan anak-anaknya, penonton dibuat tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah polah mereka. Kleting Ijo yang diperankan Mbak Luluk yang cantik jelita tetapi hobi main layangan, Kleting Abang alias Cinkya yang sok cantik padahal tidak, dan Rere si Kleting Biru yang hobi nge-rap. Belum habis stok ketawa para penonton, muncul Kleting Lorek yang diperankan Boedi Joe dengan dandanan dan bahasa tubuhnya yang mengundang gelak tawa. Ada juga Kleting Bulak yang diperankan Jabrik yang cantik jelita dan Kleting Kuning yang jago goyang kayang oleh Hany Aulia.

     Lagi-lagi penonton dikocok dengan hadirnya tokoh Borek (Bandar) Arisan yang diperankan Warto. Joke-joke yang dilemparkan membuatnya menyabet predikat sebagai pemain terbaik dan mendapatkan hadiah 500 ribu rupiah dari Bapak’e Noval.

     Selain pemeran utama, ada banyak tokoh penting dihadirkan di atas panggung yang nggak kalah heboh mengundang gelak tawa. Bu Linda dan Agus, Pendik, Cempluk, Arif penyanyi berbahasa Inggris-Inggrisan, Agus dan Ningsih Wenas, Antok Sono, Antok Tuban, Yosan, dan lain sebagainya.

     Rata-rata penonton merasa puas dengan penampilan Opera Ciamik malam itu. Hal ini terbukti dari komen-komen positif yang disampaikan melalui sosmed Suzana FM. Semua berharap agar segera dibuat lagi acara-acara serupa yang melibatkan penyiar dan seluruh pendengar. Sampai ketemu di event-event selanjutnya yo reek..***